Fri. Jul 1st, 2022

Anak anjing bisa menjadi tantangan, terutama bagi pemilik anjing pemula. Tanpa pengalaman sebelumnya, sulit untuk mengetahui cara merawat anak anjing. Karena itu, pemilik dapat melakukan kesalahan yang dapat menjadi masalah seumur hidup bagi anak anjing dan pemiliknya.

Satu masalah besar adalah sosialisasi dan membangun kepercayaan diri. Anak anjing yang tidak berinteraksi dengan hewan lain (termasuk anjing, kucing, dan berbagai hewan peliharaan rumah tangga) dan orang-orang di luar keluarga dapat mengembangkan ketakutan yang dapat membuatnya agresif.

Agresi rasa takut adalah salah satu alasan cara merawat hewan mengapa begitu banyak anjing yang akhirnya dihukum karena membahayakan keluarga dan tetangga. Anda tidak harus membiarkan hal ini terjadi pada anak anjing Anda.

Setelah Anda mempelajari cara merawat anak anjing dan membangun kepercayaan dirinya, Anda akan mengatasi masalah ini, tetapi Anda harus memulainya sejak awal kehidupan anak anjing Anda. Anda dapat mengatasi masalah ini pada anak anjing yang lebih tua, tetapi ini akan membutuhkan usaha yang lebih keras.

Mulailah membangun kepercayaan diri anak anjing Anda sejak dini

Pertimbangkan sejenak bagaimana perasaannya setelah ditarik dari ibu dan teman-temannya dan ditempatkan di rumah yang asing dengan makhluk yang tidak dikenalnya. Tidak diragukan lagi, setiap anak anjing, terlepas dari tingkat kepercayaan dirinya, akan mengalami stres dan sedikit kecemasan.

Terserah Anda untuk mendapatkan kepercayaannya dan terus membangun kepercayaan yang dia miliki saat bersama ibunya.

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat mensosialisasikan anak anjing Anda.

1. Yang terpenting, pastikan dia telah menerima semua bidikannya sebelum mengizinkannya bersentuhan dengan hewan lain.

2. Biarkan dia bertemu orang-orang dari berbagai usia, jenis kelamin, ukuran dan bentuk. Biarkan dia terbiasa dengan kereta bayi, kursi roda, dan tongkat jalan.

3. Perkenalkan dia dengan orang-orang yang memakai pakaian unik: berbagai topi, kacamata, seragam, dan bahkan topeng dan kostum (Anda tidak ingin dia menjadi takut di parade Halloween).

4. Ajak dia berjalan ke tempat orang berlari, berjalan, mengendarai skuter dan sepeda, dan menggunakan sepatu roda dan papan luncur. Mereka semua memiliki suara dan cara bergerak unik yang dapat membuat khawatir anak anjing. Biarkan dia membiasakan diri secara bertahap di lingkungan normal, seperti di taman atau di jalan yang sibuk.

5. Izinkan dia bertemu dengan semua jenis binatang, termasuk kuda, ternak, kucing, burung peliharaan, marmut, tupai dan lainnya yang ada disekitarnya.

Saat dia melalui pertemuan dan interaksi ini, dia akan menjadi lebih terbiasa dengan variasi suara dan pemandangan yang akan dia temui dalam hidupnya. Anda juga akan membangun tingkat kepercayaan dirinya agar dia lebih mampu beradaptasi dengan hal-hal baru.

Membangun kepercayaan diri hanyalah salah satu aspek dari cara merawat anak anjing, tetapi ini adalah tempat yang baik untuk memulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *