Fri. Jul 1st, 2022

Kamu sudah menekuni penafsiran sistem ERP, khasiatnya untuk bisnis Kamu, serta modul- modul yang terdapat di dalamnya. Pada bab ini, hendak menolong Kamu memilah sistem ERP yang cocok dengan kebutuhan bisnis Kamu.

Saat sebelum menjatuhkan opsi Kamu pada satu ataupun sebagian vendor ERP. Kamu wajib terlebih dulu menguasai apa yang diperlukan oleh organisasi Kamu sehingga Kamu bisa menyortir dengan baik fitur serta materi mana yang betul- betul diperlukan organisasi, yang mana yang tidak krusial tetapi dapat berguna buat bisnis Kamu, serta yang mana yang tidak diperlukan.

Berikut ini merupakan sebagian langkah yang butuh dicoba dalam requirement gathering.

Tentukan Kebutuhan Organisasi Anda

Kamu tidak bisa memastikan kebutuhan organisasi Kamu seseorang diri, sekalipun Kamu merupakan owner bisnis ataupun pengambil keputusan. Terdapat sebagian perihal yang wajib Kamu analisis serta Kamu pula wajib mengaitkan pemangku kepentingan lain, karyawan, serta apalagi klien Kamu.

Kamu bisa jadi membutuhkan sistem ERP buat mengintegrasikan sebagian proses dalam bisnis Kamu serta membuat seluruhnya jadi lebih efektif. Ataupun Kamu bisa jadi memerlukan sistem ERP yang bisa penuhi kebutuhan organisasi yang menekan, tetapi skalanya bisa dibesarkan kala Kamu membutuhkan lebih banyak materi sistem cloud ERP .

Berikut ini merupakan sebagian persoalan yang wajib Kamu cari jawabannya saat sebelum Kamu memutuskan buat mengimplementasi sistem ERP di organisasi Kamu.

Apa saja tantangan yang dialami oleh bisnis aku? Pertama- tama, Kamu wajib mencari ketahui tantangan apa saja yang organisasi Kamu hadapi. Analisis keadaan bisnis Kamu dikala ini dengan memandang KPI dari tiap kementerian serta menyamakan objektif organisasi dengan hasil yang dicapai.

Cari ketahui proses bisnis apa saja yang sangat memakan banyak waktu serta bayaran, namun wajib dituntaskan dengan kilat.

Misalnya, bila Kamu merupakan seseorang retailer, Kamu bisa jadi mempunyai hambatan dalam mengelola stok benda, mengendalikan anggaran pembelanjaan benda, memproses pembayaran pelanggan, ataupun melacak pengiriman pesanan pelanggan.

Contoh lain, misalnya Kamu melaksanakan bisnis konstruksi. Kamu bisa jadi kesusahan mengelola agenda proyek, mengendalikan anggaran buat proyek, memonitor kinerja karyawan, mengelola pendapatan mereka, ataupun menaruh kontrak dengan klien.

Sehabis Kamu mencatat kebutuhan organisasi secara general, berikutnya jalani identifikasi pain points bisnis Kamu secara lebih perinci. Ini hendak menolong memastikan apakah Kamu memerlukan kustomisasi ataupun meningkatkan fitur- fitur baru dalam sistem ERP Kamu. Kamu bisa jadi masih susah membayangkan semacam apa kira- kira pemecahan yang diperlukan organisasi. Namun, Kamu dapat merangkum harapan Kamu dari sistem ERP yang hendak Kamu implementasikan.

Misalnya, dikala ini Kamu kesusahan menguasai kebutuhan pelanggan Kamu. Hingga, Kamu bisa jadi memerlukan sistem yang mempunyai perlengkapan pelaporan yang lengkap serta akurat yang membolehkan Kamu buat menganalisis sikap konsumen ataupun memprediksi permintaan mereka di masa depan.

Contoh lain, misalnya Kamu mempunyai bisnis manufaktur serta Kamu mempunyai sebagian pabrik yang terletak di posisi yang berbeda. Kamu kesusahan menanggulangi pengiriman logistik dari satu pabrik ke pabrik Kamu yang lain. Jadi, Kamu bisa jadi memerlukan sistem ERP yang sediakan pemecahan buat pengelolaan sebagian gudang.

Baca Juga : Tren Teratas Dalam Pemasaran Digital

Siapa saja yang hendak memperoleh khasiat dari sistem ERP?

Kala mengumpulkan kebutuhan bisnis Kamu, Kamu wajib berlagak objektif serta mengedepankan kepentingan segala regu Kamu.

Bicaralah dengan karyawan Kamu buat mengenali gimana sistem ERP bisa menolong mendesak efisiensi di kementerian mereka. Tanyakan mereka tentang hambatan yang mereka hadapi serta temukan proses- proses manual yang menyita waktu serta membatasi pencapaian objektif mereka.

Apakah kebutuhan aku cocok dengan anggaran yang aku miliki?

Sehabis Kamu mengumpulkan serta mencatat kebutuhan hendak sistem ERP Kamu, berikutnya Kamu butuh membenarkan kalau Kamu mempunyai anggaran yang lumayan buat mengimplementasikan sistem ERP yang cocok dengan kebutuhan Kamu yang khusus.

Butuh dikenal kalau terus menjadi banyak kustomisasi ataupun penyesuaian yang Kamu butuhkan dalam sistem ERP, hingga terus menjadi besar bayaran investasi yang wajib Kamu keluarkan.

Jadi, yakinkan Kamu memilah modul- modul yang hendak betul- betul membagikan khasiat untuk pengembangan bisnis Kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *