Fri. Jul 1st, 2022

epat ini hari, tanggal 1 Juni pada 75 tahun lalu, Presiden Soekarno sampaikan pidato berjudul lahirnya Pancasila. Rumusan pancasila yang disampaikan Soekarno itu pada akhirnya dipastikan untuk fundamen negara Indonesia oleh BPUPKI.

Situasi itu yang jadikan tanggal 1 Juni diputuskan untuk Hari Lahirnya Pancasila lewat Ketetapan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Ketetapan itu dikatakan Presiden Joko Widodo pada 1 Juni 2016 di Gedung Merdeka, Bandung.

Sampai sekarang ini, Pancasila dipandang seperti fundamen dan dasar ideologi bangsa Indonesia. Hal tersebut bermakna, tiap nilai-nilai yang ada pada sila Pancasila dibuat untuk fundamen dalam kehidupan bernegara.

Ada lima sila atau biasa disebutkan Pancasila yang dirumuskan dalam pidato Bung Karno. Selanjutnya burung Garuda dibuat untuk simbol negara Indonesia.

Jumlah bulu burung Garuda sebagai simbol negara Republik Indonesia itu mempunyai arti, yaitu melambatgkan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 (17-8-1945).

Jadi, pada burung Garuda itu ada 17 helai bulu pada semasing sayap edmodo.id , 8 helai bulu pada ekor, 19 helai bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor serta 45 helai bulu di leher.

Tidak itu saja, dalam dada burung Garuda itu ada lima simbol semasing sila. Ke-5 gambar yang ada di bagian dada burung Garuda adalah bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng dan padi serta kapas.

Lambang-lambang sila itu mempunyai makna yang berlainan.

Makna Rantai Emas
Rantai emas adalah simbol dari sila ke-2 yang mengeluarkan bunyi “Kemanusiaan yang adil serta beradab”.

Mata rantai dalam lambang itu berupa persegi serta lingkaran yang sama-sama menyangkutkan.

Mata rantai berupa persegi empat adalah simbol lelaki, sedang mata rantai lingkaran memvisualisasikan wanita.

Selanjutnya mata rantai yang sama-sama menyangkutkan melambatgkan jalinan timbal balik antarumat manusia, baik lelaki atau wanita.

Makna Pohon Beringin
Pohon beringin adalah lambang sila ke-3 yang mengeluarkan bunyi “Persatuan Indonesia”.

Pohon beringin dengan akar yang menjulur ke bawah disimpulkan untuk tempat berlindung.

Jadi, Pancasila untuk fundamen negara dimisalkan untuk peneduh bangsa Indonesia untuk berlindung serta merasakan aman. Pohon beringin mempunyai akar tunggang yang kuat, memvisualisasikan persatuan bangsa Indonesia.

Sesaat, sulur-sulur pada pohon beringin melambatgkan suku, turunan, serta agama yang berlainan di Indonesia. Walau berlainan, mereka masih berpadu untuk bangsa Indonesia di bawah simbol Pancasila.

Makna Padi serta Kapas
Padi serta Kapas adalah lambang sila ke-5 atau paling akhir, yang mengeluarkan bunyi “Keadilan sosial buat semua rakyat Indonesia”.

Padi serta kapas melambatgkan dua hal yang diperlukan manusia untuk dapat bertahan hidup.

Padi melambatgkan tersedianya makanan, sesaat kapas tersedianya baju. Adanya tersedianya pangan serta baju, manusia bisa bertahan serta hidup dengan nyaman.

Jadi, tiap masyarakat Indonesia memiliki hak atas pangan serta sandang dengan cara adil serta sama dengan tanpa ada membeda-bedakan. Tercukupinya pangan serta sandang, adalah ketentuan satu negara dipandang sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *